DR. Inneke Limuria, MSi

Shiny Studi Center

Penyembuhan Melalui Terapi Sentuh Otak Dengan Tangan

Semua orang menyangka, kalau tulang tengkorak manusia itu menyatu bagaikan batok kelapa. Tulang tengkorak yang melindungi organ vital berupa otak itu sebenarnya selalu bergerak. Pergerakan tulang tengkorak mengikuti ritme tetap seolah-olah tulang bereaksi terhadap sistem hidrolis.

Gangguan terhadap gerak tulang tengkorak dan tulang belakang yang menjadi sistem syaraf manusia, menyebabkan terjadinya kelainan fisik. Anak-anak autis adalah salah satu akibat yang ditimbulkan oleh terganggunya gerakan tulang tengkorak ini. Diperlukan orang yang benar-benar ahli untuk “memperbaiki” gerakan tulang tengkorak menjadi selaras sehingga menjadi normal kembali.

Melalui terapi sentuh otak dengan tangan, saya membantu memaksimalkan fungsi susunan syaraf pusat. Penderita gangguan ini disentuh tulang tengkoraknya agar memiliki gerakan seirama sehingga sistem hidroliknya menjadi normal. Penyebabnya antara lain karena pola makanan yang tidak benar sehingga gerakannya menjadi banyak hambatan,” kata DR. Inneke Limuria, MSi., pakar terapi inidan Pendiri Shiny Studi Center.

Terapi sentuh tangan dengan otak sendiri “ditemukan” Inneke pada tahun 1998. Saat itu ia secara tidak sengaja merasakan adanya gerakan tulang tengkorak dan tulang belakang sebagai sistem syaraf pusat dengan irama tertentu. Sentuhan-sentuhan pada areal tersebut memberikan stimulus terhadap gangguan fungsi organ tubuh sehingga berangsur-angsur normal.

Beberapa penderita autis serta gangguan syaraf lainnya, lanjut Inneke, dapat disembuhkan melalui terapi sentuh otak ini. Penyembuhan dengan terapi sentuh otak atau terapi craniosacral dilakukan dengan sentuhan-sentuhan lembut pada tulang tengkorak. Sentuhan ini tidak hanya “melepaskan” sumbatan yang menghambat kerja sistem syaraf, tetapi bahkan mampu meningkatkan IQ hingga 20 poin.

Terapi sentuh otak mampu mengembangkan kemampuan otak anak secara maksimal. Metode ini hanya enam orang di Asia Tenggara yang memilikinya. Orang yang lumpuh akibat organisasi syarafnya terhambat, bisa kita perbaiki dari susunan syaraf pusatnya. Kesehatan mentalnya kalau terganggu juga bisa kita perbaiki,” kata pendiri Psiko Medika Holistika Center ini. Seiring dengan perkembangan divisi pendidikan yang sangat maju, akhirnya divisi pendidikan berdiri sendiri. “Kita namakan Shiny Study Center,” tambahnya.

Shiny Study Center memiliki visi “Menggali, membimbing dan mengembangkan kemampuan anak agar menjadi pribadi yang dapat dibanggakan, menjadikan anak yang mempunyai kualitas unggul dalam pendidikan dan pengembangan mental dan perilaku sumber daya manusia yang berorientasi pada nilai-nilai arti kehidupan yang sesungguhnya.” Adapun misi yang diusung lembaga ini adalah:

  • Mencari dan membina bakat serta kemampuan para murid agar menjadi pribadi-pribadi yang cerdas, terampil serta dapat diandalkan

  • Menyelenggarakan pendidikan pendamping home schooling yang berorientasi terhadap kemampuan berpikir analisis, sintetis, kritis, logis dan kreatif, serta berperilaku tanggap dan peduli terhadap masalah psikologis

  • Mengembangkan dan meningkatkan bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat sesuai dengan perkembangan teknologi maju

  • Mempersiapkan lulusan dengan kualitas kemampuan pendamping home schooling yang tinggi serta memiliki jiwa kepemimpinan yang berakhlak baik

Shiny Study Center memiliki koordinator berpengalaman pada masing-masing divisi yang memiliki keahlian khusus untuk menangani anak-anak yang bermasalah seperti gangguan mental dan fisik. Seperti koordinator home schooling yang berpengalaman di Amerika serta mengaplikasikan kurikulum children resource America. Selain itu, program akselerasi atau percepatan belajar untuk anak-anak yang mengalami hambatan belajar dan anak-anak dengan IQ terlampau tinggi untuk sekolah umum.

Tujuannya supaya mereka tidak bosen di dalam kelas. Seperti harusnya SMP tiga tahun mereka cukup dua tahun saja. Begitu juga dengan SMA cukup dua tahun, kalau di SD begitu kelas lima langsung kita ikutkan untuk ujian nasional. Itu kalau anaknya mampu. Kemudian pengembangan bakat anak, karena ini adalah anugerah Tuhan, dengan talenta yang luar biasa. Saya mengemasnya dengan tujuan yang penting anak-anak tersebut memiliki keahlian khusus,” katanya.

Shiny Study Center juga memberikan layanan psikologi umum dan biological psychology, pskologi perkembangan anak, deteksi dini perkembangan anak, psikologi normal, klinis anak, kesehatan mental, psikologi belajar, psikologi pendidikan bakat anak, psikologi kepribadian dan karakter anak, psikologi komunikasi, serta kognitif behavior therapy. “Semua itu cukup untuk pendampingan. Makanya pendidikan kita juga bisa untuk guru-guru sekolah umum,” jelasnya.

Menurut Inneke, meskipun sekarang banyak layanan sejenis tetapi dirinya masih mampu menunjukkan eksistensinya. Karena layanan yang diberikan lembaganya berbeda dengan lembaga-lembaga lain. “Saya sudah menangani enam ribu anak. Memang ada yang berhasil dan ada pula yang tidak, tetapi tingkat keberhasilan yang kami capai sekitar 80 persen,” ujarnya.

Kinesiology Menaikkan IQ

DR. Inneke Limuria, MSi., pada awalnya hanya melayani permintaan orang tua yang anak-anaknya “bermasalah” di sekolah. Anak-anak tersebut dianggap autis sehingga mengganggu belajar anak-anak lainnya. Seiring dengan membeludaknya permintaan, ia memberanikan diri untuk ide dan aspirasi bagi dunia pendidikan kepada pihak berwenang. Ia menghadap langsung untuk membicarakan ide-idenya dengan Dirjen Pendidikan Luar Biasa (PLB) Depdiknas.

Akhirnya kita diizinkan dan langsung mendapat surat untuk mendirikan lembaga ini. Setelah itu, antara saya dan Depdiknas terjalin ikatan dalam sebuah MOU untuk membantu mencerdaskan pendidikan nasional. Tahun 2002, waktu itu Mendiknas masih Pak Malik Fadjar, Dirjen Pak Indrajit Sidji, mereka bilang, Kinesiologi kamu itu bagus untuk menaikkan IQ sampai 20 poin dari anak-anak bermasalah dengan IQ rendah,” ujarnya.

MOU tersebut mewajibkan Inneke untuk memberikan training kepada guru-guru di 32 provinsi. Tugasnya adalah memperkenalkan metode senam otak, kinesiology, ilmu gerak dan lain-lain yang mampu meningkatkan kemampuan otak anak-anak didik di sekolah. Masalah yang dihadapinya adalah penerapan di lapangan tidak bisa diharapkan sampai ke tingkat yang paling bawah karena terputus pada tingkat provinsi.

Padahal, lanjut Inneke, saat mengelola pilot project Depdiknas di TK Pembina Ulujami, hasilnya terbukti memuaskan. Pelatihan senam otak pada siswa TK membuat IQ, daya tangkap dan ketahanan terhadap stress sangat bagus. Mental anak-anak dalam menghadapi berbagai persoalan sangat kuat sehingga mereka mampu mengikuti setiap pelajaran di sekolah dengan baik.

Padahal, tahun 1998 saya faks senam otak ke seluruh sekolah tidak dianggap sama sekali karena mereka tidak mengerti. Setelah beberapa anak kerabat pejabat Depdiknas dan lain-lain yang mengalami hambatan di sekolah bisa tertolong, akhirnya kinerja saya pelan-pelan diakui. Jadi perjuangan saya juga tidak mudah dalam merintis hal ini,” katanya.

Berbagai suka dan duka juga dialami Inneke dalam mengembangkan metodenya tersebut. Pernah, ia dijatuhkan dengan cara yang sangat “keras” dan efektif oleh para pesaingnya. Yakni dengan memasukkan iklan di media nasional terkemuka bahwa Psiko Medika Holistik Center bukan miliknya lagi. Tujuannya adalah “mengambil” klien-kliennya untuk mereka sendiri terkait tes psikologi industri dari perusahaan-perusahaan yang mempercayakan rekrutmennya kepada Psiko Medika Holistik Center.

Tetapi saya tetap tenang dan tidak terbawa dalam permusuhan itu. Hasilnya malah sebaliknya, peristiwa tahun 2005 itu membuat pihak Diknas dan Dirjen Depdiknas malah memberikan penghargaan bagi saya. Bahkan Unesco malah memberikan kepercayaan untuk proyek mereka melalui sebuah MOU,” kata Inneke yang mengagumi potensi perempuan Indonesia masa kini tersebut. “Mereka sekarang pinter-pinter, bagus-bagus memiliki dedikasi dan terobosan, ide-ide yang baik,” tambahnya.

Inneke memiliki obsesi untuk memajukan pusat pendidikan yang dirancangnya tersebut. Ia menginginkan agar apa yang dikerjakannya dapat dimanfaatkan oleh orang banyak. Apalagi, pendidikan baru dapat dirasakan dan dievaluasi hasilnya setelah lima tahun sehingga ia merasa memiliki kewajiban untuk menjaga kualitas “produk”-nya

Kalau dalam beberapa tahun lagi saya melihat anak-anak peserta didik berhasil, barulah saya merasa tenang. Saya ingin mereka menjadi agen-agen perubahan, baik dengan terobosan baru maupun dari pola pikir mereka itu. Kita sekarang tidak bisa mengacu pada IQ saja, tetapi juga EQ, SQ dan CQ. Jadi karakter yang baik, keagamaan, kerohanian karena hidup itu ada remnya, kemudian baru kepandaian dan kreativitas,” tegasnya

Sekilas DR. Inneke Limuria, M.Si

DR. Inneke Limuria, M.Si mempunyai motto hidup “Menjadi saluran berkat & hikmat buat banyak orang”. Pengalaman hidupnya selama 12 tahun melayani anak-anak jalanan (children at risk) dijalaninya dengan penuh semangat, hingga pada tahun 2000 tergabung menjadi rintisan (embrio) dari Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB), dan pada tahun 2004 terbentuklah Asosiasi Kinesiologi Seluruh Indonesia (AKSI).

MoU dengan Departemen Pendidikan Nasional ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Nasional & Dirjen DIKDASMEN untuk sekolah-sekolah di 32 propinsi di Indonesia untuk mencerdaskan serta meningkatkan memori & konsentrasi anak, terutama untuk menolong anak belajar, meningkatkan motivasi belajar, menumbuhkan karakter yang baik serta dedikasi yang baik.

Jaringan lain yang ditekuni beliau adalah Jaringan Epidemiologi Nasional (JEN), yang memberikan penyuluhan tentang KESPRO. Selain itu, beliau juga menjadi Dosen Psikologi Abnormal, Psikologi Klinis & Biological Psychology di beberapa Fakultas Psikologi baik Jakarta ataupun kota-kota besar lainnya.

Kesehatan tubuh sangat berkaitan dengan kondisi psikis seseorang. Untuk mengobati tubuh seseorang, pikiran dan masalah yang dihadapi orang tersebut harus dipulihkan terlebih dahulu. Penyembuhan secara keseluruhan, yang meliputi bio, psiko, dan sosio inilah yang disebut Metode Penyembuhan/Terapi Holistik.

Di Indonesia, metode terapi ini belum dikenal secara luas. Bahkan sebagian besar masyarakat, menyamakannya dengan pengobatan alternatif, yang sudah lebih luas dikenal saat ini.

Dr. Inneke Limuria, M.Si adalah salah seorang yang memiliki keahlian terapi holistik ini. Bahkan beliau adalah salah satu dari sangat sedikit orang di dunia yang saat ini menguasai dan menggunakan teknik diagnosa menggunakan Touch for Health (dari J.F. The) dan Cranio Sacral (dari John Upledger).

Dr. Inneke memulai pengobatnnya dengan memegang kepala pasien, di mana terdapat susunan syaraf pusat. Sedemikian sehingga beliau akan merasakan ritme dan cairan dari otak sampai ke tulang ekor. Cara yang disebut Cranio Sacral ini bisa memperbaiki dinamika struktur dan fungsi tubuh serta cairan otak, untuk mencapai keseimbangan pemulihan kesehatan dan pencegahan penyakit, serta mengurangi trauma. Biasanya jika seseorang sedang stress, akan menyebabkan gumpalan cairan di kepala, sehingga otak mengalami ketidakseimbangan.

Sistem Cranio Sacral ini sangat dipengaruhi oleh faktor dalam dan luar diri seseorang. Hanya dalam waktu 10 (sepuluh) menit, Dr. Inneke dapat langsung mendiagnosa penyakit dan gangguan yang terjadi pada diri pasien, yang ternyata dipengaruhi oleh pikiran pasien tersebut. Pikiran tersebut disebabkan berbagai hal, mulai dari kondisi psikis, genetik atau lingkungan bahkan akibat korban perasaan dari pasangan hidup.

Dr. Inneke selalu menekankan ke pasiennya agar memiliki 5 (lima) komponen penting sebagai modal kesembuhan: kesadaran, keikhlasan menerima, memaafkan, melepaskan dan kepasrahan.

Copyright © 2016 Profil Indonesia | kisah sukses – profil daerah- profil top – biografi – company profile – profil sukses.