RATNAWATY WISARTA

IMG-20170726-WA0011TNETS Tour and Travel

Hobi yang Menghasilkan

 

Ratnawaty, terlahir sebagai anak kedua dari keluarga pengusaha tidak membuatnya menjadi anak yang malas. Kedua orangtuanya adalah panutan Ratnawaty hingga sekarang. Sosok wanita yang tak pernah patah semangat ini sukses menukangi bisnisnya di sektor pariwisata dengan konsep bahwa jalan-jalan itu perlu mahal asalkan cerdas. Dilatarbelakagi oleh cita-citanya ingin menjadi seorang pramugari yang tujuannya memang untuk bisa menikmati berpergian keliling dunia tanpa biaya. “Hobi jalan-jalan dan saya rasa bisnis tur ini adalah ladang usaha yang tidak ada mati-nya. Sebab itu, tidak ada yang bosan melihat dunia,” jelasnya.

 

Sebelum membuka bisnis pariwisata ini, ia pun sering mengikuti dan menjalankan berbagai macam bisnis lain dari masuk ke media televisi hingga membuka toko pernak-pernik kartun. Hingga suatu titik dia merasa harus membuat bisnis dengan pola saling menguntungkan satu sama lain atau disebut juga mata rantai. Hingga akhirnya ia mengkombinasikan cita-cita serta harapan tersebut dengan mewujudkan TNETS Tour & Travel ini.

 

Banyak yang mengira bisnis TNETS Tour & Travel ini adalah bisnis yang ditakuti masyarakat pada umumnya yaitu MLM. Walaupun memang jaringan yang diterapkan menyerupai, namun hal tersebut ditepis oleh ibu dua anak ini. Lain hal dengan MLM pada umumnya, TNETS sendiri mampu mempromosikan bisnisnya melalui media tv, online, media cetak yang mana MLM hanya diperbolehkan direct selling.

 

Sejarah Berdirinya

gallery1 IMG-20170726-WA0013 IMG-20170726-WA0006

Berdiri pada tanggal 12 Januari 2012, dibawah naungan PT. TRANSNET SUKSES MANDIRI yang diketuai oleh Ratnawaty beserta suami Wandy Lesmana. Nama TNETS sendiri terdiri dari singkatan “Travelling Never Ends Though Succesness” yang artinya perjalanan tidak akan pernah berakhir meski telah mencapai kesuksesan.

 

Lalu, apa visi dan misi yang dimiliki TNETS ini? “Jalan-jalan dapat duit”, tuturnya singkat. Selain itu, visi perusahaannya tersebut adalah menjadi perusahaan Travel Networks terbaik di dunia. Untuk sistem penjualan paket liburan serta konsep pemasaran sendiri memakai sistem yang revolusioner dan bisa memberikan “Financial Freedom” untuk semua lapisan masyarakat. Merubah paradigma lama masyarakat bahwa jalan-jalan itu adalah pos pengeluaran menjadi paradigma baru bahwa jalan-jalan adalah pos pemasukan merupakan misi utama TNETS.

 

Dengan menslogankan ‘jalan-jalan hemat’ bukan berarti TNETS asal-asalan, dua sistem unggul di dunia saat ini yang digabungkan menjadi pondasi berlangsungnya  bisnis ini yaitu Travel Networking dan E-Commerce (internet). Terdapat banyak keunggulan yang dimiliki oleh TNETS yaitu Cash Back Reward, “Get Paid” dari program liburan, Passive Income dari bisnis travelling, dan mendapat harga yang berada di Bottom Line. Ratnawaty berprinsip tidak pernah puas walaupun telah menapaki puncak, harus terjun ke bawah untuk memantau secara detail pelayanan yang diberikan kepada pelanggan. Tak jarang, ia sering ikut pelanggan travelling dan dianggap menjadi ‘kuli’ di TNETS.

 

“Memberikan konsep yang sederhana adalah jawaban kepada mereka yang mempunyai impian namun belum tahu bagaimana cara passion menjadi asset,” tandasnya menjawab pertanyaan mengenai strategi perusahaan. Lain hal dengan tawaran franchise Tour & Travel umumnya yang membutuhkan modal yang besar, modal usaha di TNETS ini ditawarkan cukup ringan namun investasi bisa untuk selamanya. Ia pun menuturkan TNETS menciptakan terobosan bisnis tanpa perlu bersaing sesama member, sebab member bukanlah objek melainkan subjek maka tak perlu saling sikut untuk mendapatkan bonus cukup keliling dunia dengan hemat melalui bisnisnya.

 

Lalu, obsesi apa yang ingin dicapai TNETS Tour & Travel ini? Bisa merangkul satu juta anggota komunitas bisnis dan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat yang tergabung dalam komunitas TNETS adalah obsesi yang sedang diraihnya. Disinggung mengenai kompetitor, Ratnawaty mengatakan kompetitor diperlukan untuk sebuah bisnis yang sehat karena adanya mereka menjadikan parameter kinerja kerja. Jadi baginya, kompetitor bukanlah momok yang menakutkan justru dijadikan partner untuk sharing serta berlomba menunjukan prestasi.

 

Ratnawaty menguraikan, dalam pembinaan SDM ia lebih mengarah untuk menciptakan kader-kader yang mempunyai kualitas mentoring yang tangguh sehingga terbentuklah karyawan-karyawan unggulan. Kini rencananya, Ratnawati akan terus memberikan informasi bermanfaat bagi para traveller dengan cara yang lebih smart. Mengenai target, dua tahun kedepan ia ingin bertambahnya jumlah anggota hingga ribuan orang.

 

Dukungan Keluarga

IMG-20170726-WA0009 IMG-20170726-WA0004

Ditanya soal peranan keluarga, Ratnawaty mengaku mendapat dukungan pebuh dari keluarga. Terutama suaminya yang turut ikut ambil bagian dalam perusahaan yang dirintisnya itu. Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, pepatah itu cocok diberikan untuk kedua anaknya yang ingin meneruskan usaha yang dimilikinya. “Putri pertama saya sekarang sedang kuliah Jurusan Perhotelan UPH untuk mempelajari kemampuan hospitality dan bagaimana cara melayani pelanggan dengan baik. Lalu, putra kedua sedang dipersiapkan untuk masuk di Teknologi IT untuk memegang sistem di TNETS,” jelasnya.

 

Ditanya perihal peran pemerintah ia mengaku mendapat dukungan serta apresiasi yang luar biasa darinya. Hingga tahun keenam ini, sudah terdapat 38 penghargaan yang perusahaannya capai. “Saya sangat berterimakasih kepada pemerintah yang member kepercayaan kepada saya khusunya dan TNETS,” pesannya. Namun, ia sendiri memiliki harapan untuk pemerintah agar membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya sebagai wadah bagi pengusaha-pengusaha handal dan sukses.(mutiararizky)

Copyright © 2017 Profil Indonesia | kisah sukses – profil daerah- profil top – biografi – company profile – profil sukses.