SUSILO KARTRI WINARTO

s4President Board of Directors PT United Tractors Semen Gresik Indonesia

 

Be Different, Be the First, Be the Best

 

Kesuksesan seseorang di masa mendatang tentu tak terlepas dari bekal didikan orangtuanya semasa kecil. Ketika orangtua mengajarkan disiplin dan kerja keras, maka sikap itulah yang nantinya membentuk karakter seseorang dalam memperjuangkan hidup dan kehidupannya. Demikianlah halnya dengan tokoh kita yang satu ini, bapak Susilo Kartri Winarno, President Board of Directors PT United Tractors Semen Gresik Indonesia.

 

Susilo, begitu saja ia kita sapa, terlahir dari ayah seorang militer (almarhum). dengan pangkat terakhir Mayor Infantri (Purnawirawan) Susilo kecil dididik oleh ayahandanya ala militer dengan kedisiplinan tinggi. Didikan yang pada akhrnya membuahkan hasil manis, dimana dalam perjalanan hidup sang anak, Susilo, terus meraih prestasi demi prestasi, seperti juara 2 dan 3 saat sekolah di SMP 1 Slawi. Kemudian, saat dipercaya menjadi kapten tim sepakbola SMAnya sukses membawa timnya menembus kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Tengah, mewakili Kabupaten Tegal dan Karesidenan Pekalongan. Semakin dewasa kesuksesan terus direngkuh, sampai akhirnya Susilo pun dipercaya menjadi President Board of Directors PT United Tractors Semen Gresik Indonesia.

 

Namun demikian, keberhasilan yang dicapai oleh Susilo tidaklah mudah. Semua perlu kerja keras dan kesabaran. Dirinya juga tak serta merta menduduki jabatan seperti yang sekarang ini. Semua dimulai dari bawah. Berawal di tahun 1990 ia ditempatkan sebagai Technical Officer PT. United Tractors Tbk. Posisi yang dilakoninya hingga tahun 1995. Kemudian, dipercaya sebagai Customer Support Officer PT. United Tractors Tbk (1995 – 2003). Tahun 2003 hingga 2009 Susilo diangkat menjadi Administration Department Head  PT. United Tractors Tbk, Lalu di tahun 2009 sebagai Senior Site Manager PT. United Tractors Tbk hingga tahun 2013. Barulah di tahun 2013 ia dipercaya sebagai President Board of Directors PT United Tractors Semen Gresik Indonesia.

Terlahir sebagai anak kembar (laki-laki dan perempuan) Susilo menghabiskan masa sekolahnya di SD 4 Slawi, SMP 1 Slawi, kemudian menamatkan sekolah lanjutannya di SMAN 1 Slawi. Selepas SMA pria penghobi sepakbola yang lahir pada tanggal 17 Februari ini melanjutkan studi D3 Politeknik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, lalu menempuh jenjang S1 di Universitas Indonesia (UI), Depok, dan mengambil program Magister Management di Universitas Pancasila (UP), Jakarta.

DCIM100MEDIADJI_0051.JPG BROSUR COMPANY PROFILE UTSG 2017 R1_001

Bagi Susilo, masa muda adalah masa belajar, menuntut ilmu dan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif untuk menyalurkan semangat muda. Maka tak heran bila Susilo muda pun giat belajar dan aktif berkegiatan, seperti ikut beladiri karate, kungfu, silat, juga aktif berorganisasi di sekolah seperti OSIS, PMR, dan Pramuka.  Menurutnya, belajar merupakan proses menjalani hidup.  “Dalam hidup ini hormatilah proses, ikuti dengan seksama, menjadilah yang terbaik,” demikian tegas pria yang memiliki filosofi hidup berkembang terus dan belajar tiada henti ini.

 

Filosofi di atas menjadi spirit bagi Susilo untuk terus maju dan menjadi yang terbaik. Hal ini sesuai dengan visi dan misi pribadinya, yakni menjadi the best mining quarry dan be different, be the first, and be the best. Jadi, menurutnya, semua harus melakukan yang terbaik, menjalankan anugrah yang diberikan Allah SWT dengan semangat, sabar, dan serius. Dan, satu hal yang tak bisa diabaikan pula adalah dukungan keluarga. “Keluarga menjadi (tempat) diskusi di setiap kesempatan,” ungkap pria yang mempunyai istri lulusan terbaik FISIPOL Undip tahun 1991 ini.

 

Lalu dengan kesuksesannya sekarang apakah Susilo menginginkan anak-anaknya mengikuti jejaknya, dengan tegas pria kelahiran Slawi, Jawa Tengah ini mengatakan bahwa dirinya takkan memaksa anak-anaknya harus meneruskan karirnya. Susilo membebaskan anak-anaknya berkembang mencari jati dirinya sendiri, namun tetap diarahkan, dikenalkan sikap atau perilaku-perilaku survival, leadership, kesederhanaan, mental juara dan kesalehan.

 

Sejarah Perusahaan

 

PT. UTSG didirikan tanggal 15 Oktober 1992, dengan nama PT. Usaha Tambang Selo Giri dan pada tanggal 04 Desember 1992 berubah nama menjadi PT. United Tractors Semen Gresik. Merupakan anak perusahaan dari dua perusahaan terbuka yang terdepan dibidangnya yaitu PT. United Tractors Tbk sebagai distributor terkemuka dan berpengalaman dibidang pertambangan di Indonesia dan PT. Semen Gresik (Persero) Tbk yang merupakan produsen semen dengan Market Share terbesar di Indonesia. Adapun arti dari nama dan latar belakang pemilihan nama PT. UTSG adalah UT singkatan dari United Tractors, sedang SG  artinya Semen Gresik.

 

UTSG didirikan oleh entitas perusahaan Semen Gresik yang sekarang berevolusi menjadi Semen Indonesia Tbk dengan kepemilikan sahamnya 55 % dan Anak Usaha ASTRA International Divisi Alat Berat yaitu PT.  United Tractors Tbk dengan kepemilikan saham 45 %. Visi perusahaan ini adalah Menjadi Penyedia Layanan Solusi Bisnis Pertambangan Quarry  Regional Terkemuka di Tingkat Asia Tenggara

 

Sedang misi dari PT UTSG adalah :

  1. Melaksanakan bisnis tambang dan bisnis terkait yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dan harapan pemangku kepentingan lainnya yang berpedoman pada improvement berkelanjutan.
  2. Berkontribusi positif sebagai Strategic Tools di lingkungan operasi tambang bahan baku semen di lingkungan Semen Indonesia Group dengan mengedepankan Cost Leadership namun tetap mendapatkan keuntungan yang memadai.
  3. Mengelola bisnis melalui praktek terbaik, optimalisasi asset dan sumber daya manusia yang unggul dengan menciptakan organisasi yang tangguh, teknologi yang kompetitif dan mitra bisnis yang sinergi
  4. Membangun perusahaan yang menginspirasi pengembangan pengetahuan manajemen bisnis quarry dan pemimpin yang memiliki entrepreneur leadership.
  5. Membangun budaya perusahaan yang gigih, konsisten, integritas, beretika dan menghargai orang lain dengan budaya “an Iconic” melalui 9K.
  6. Peduli terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, lingkungan serta tanggung jawab sosial perusahaan juga manajemen keamanan dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dalam proses pelaksanaan operasional bisnisnya.

 

Kemajuan suatu perusahaan tentu tak lepas dari kiat dan strategi yang diterapkan. Demikian pula dengan PT UTSG, ada beberapa kiat dan strategi yang dijalankan sehingga PT UTSG bisa menjadi besar, yakni :

  1. Memiliki visi yang jelas
  2. Dinamis dalam menyusun misi
  3. Spirit an Iconic of Quarry
  4. Mengimplementasikan Nilai-Nilai Perusahaan dengan dijalankan melalui 9K
  5. Adaptability yang cukup
  6. Mengedepankan value preparation di setiap segment
  7. Kesadaran sustainability growing of business dan bottom line
  8. Menerapkan ROOMS (Realtime, On Demand, Opend Mind, Militansi, Speed)

 

Dalam perkembangannya PT UTSG memiliki keunggulan diferensiasi, difersifikasi dan Inovasi yang diakui oleh mitra kerjanya, seperti :

  1. Differensiasi
  2. Militan
  3. Value preparation to client
  4. Aggressive to growing
  5. Innovation  Improvement berkelanjutan
  6. Sinergi dengan Induk Perusahaan
  7. Adaptability di atas rata-rata
  8. Pembelajar yang baik
    1. Diversifikasi
    2. Comfort Zone
    3. Arogansi
      1. Innovation

Menjadikan budaya tiap individu/karyawan untuk melaksanakan Inovasi dan improvement berkelanjutan dan di implementasikan.

 

Lalu, saat ditanya apa obsesi Susilo dalam memimpin PT UTSG, pria yang memang memiliki latar pendidikan teknik mesin ini menjelaskan bahwa dirinya ingin menjadikan UTSG The Best Mining in Quarry melalui Most Trusted Company dengan 3 pilar yaitu :

  1. Portofolio Strategy
  2. People Srategy
  3. Public Contribution Strategy
  4. BROSUR COMPANY PROFILE UTSG 2017 R1_001 s2

 

Namun demikian, Susilo juga menyadari untuk menjadi yang terbaik bukan hal mudah, terlebih tak sedikit pesaing yang berkiprah di bidang sejenis, dan untuk menyikapi kompetitor/pesaing, Susilo memiliki kiat antara lain :

  1. Amati dan pelajari betul
  2. Implementasikan yang baik dan cocok
  3. Modifikasi yang diperlukan
  4. Jadikan sparing partner
  5. Buat Inisiasi-inisiasi baru.

 

Dan, hal lain yang tak kalah penting agar perusahaan tetap unggul di antara para pesaing adalah factor SDMnya. Untuk meningkatkan mutu SDM, pihaknya selalu menerapkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Ciptakan Harmonisasi
  2. Ciptakan Spirit
  3. Ciptakan Target dan Harapan
  4. People Development Strategy
  5. Reward and Punishment System
  6. Kesederhanaan dan keterbukaan

 

Semua strategi di atas tentu merupakan asset untuk tumbuhkembangnya perusahan, hal ini juga merupakan rencana ke depan bagi perusahaan, yakni :

  1. Rencana IPO dengan strong line yang baik sehingga bernilai
  2. Menjadi Perusahaan Kelas Asia Tenggara

 

Disinggung  soal peran pemerintah dan apa yang diharapkan dari pemerintah untuk dunia usaha khususnya bidang yang ditekuninya, Susilo menegaskan hendaknya ada kebijakan-kebijakan yang mendukung hal-hal seperti kepatuhan terhadap GCG, public contribution yang optimal, tumbuh dan berkembang bersama lingkungan, dan menjadi aset negara. “Terkait kegiatan bisnis UTSG, pemerintah berharap UTSG bisa berkontribusi positif terhadap lingkungan dimana operasi bisnis berada,” pungkas Susilo mengakhiri pembicaraan. [] (baguspram)

 

 

 

 

 

Copyright © 2017 Profil Indonesia | kisah sukses – profil daerah- profil top – biografi – company profile – profil sukses.